ODALAN PURA IBU MAJAPAHIT JIMBARAN

Menyongsong Odalan Pura Ibu Majapahit Puri Gading Jimbaran 9-9-’09 , tgl. 2-9 Buda Pon Telu Nancep pampang/tetaring, orang pada ngayah, dari jawa datang Mingkiong, Penghong dll, membantu umat dari Bali, Hujan turun: dianggap Dewa Wisnu [air] merestui Odalan bahkan ada Gempa. Banyak tamu Keraohan malam diadakan Pakemitan/mebat. tgl. 6-9 Redite Paing Gumbreg Ngias Pelinggih. 9-9 Buda Kliwon Gumbreg Mecaru, Mlaspas, Ngelinggihan, Puncak Karya Pujawali. 10 dan 11-9 Nganyarin. 12-9 Saniscara Gumbreg Nyinep. Demikianlah informasi dari Puri Surya Majapahit Jimbaran. Diperkirakan tamu2 dari Jawa datang tgl. 7-9 : DR. Suryawan, Andri {klenteng Tuban jatm] romb, Romb. Liem [klenteng Semarang], Bangunan penampung para tamu dikebut siang malam oleh Ir. Liem Ping Hong [Semarang], Ming kiong [holden group] sudah tiba ikut ngayah bikin pemiosan, semua umat pemuja Leluhur Majapahit bersatu padu ngayah odalan, tanpa membedakan suku, ras, agama, kepercayaan. didepan Leluhur semua sama, kalau Agama agak sulit, karena tatacara beda dan langsung tol ke Tuhan/Allah/Hyang Widi/ Thien dll.

Leluhur adalah pencipta, tanpa Bliau kita tidak ada. Inilah Majapahit, yang di Trowulan dilarang karena menyatukan, sedang Agama pada ribut saling menyesatkan satu sama lain bahkan diatur SKB segala. Masak Leluhur diatur agama? kan acara Majapahit ini Budaya Nenek Moyang kita? ya masuk Budaya Parawisata lah. [Gusti ng. Kampial ketua Panitia].

Jimbaran 2-9-’09.  Tambahan: Malam 8-9-2009 Tamu dari jawa hadir dipimpin Pendeta Bunbio Mpek Hong Tjie, Tjun Pe, Hartono dll. Tanjungpinang dipimpin Biokong Budi, Acui, Ameng dll. Majasari Dipimpin Acong, Jakarta dipimpin Biokong Tedy, Lily dll, yang tidak bisa disebutkan semua. Semalaman Mekemit. 9-9-’09 tepat jam 9 pagi didakan Do’a Lintas Agama, diteruskan upacara Mlaspas, Ngenteg Linggih : Menanam Pedagingan di Candi Gayatri, Candi Avalokitesvara dan 2 pedagingan di Kuri Agung, Acara Tarian Rejang Dewa, Baris, Barongsai dll. Hingga jam 20.00 upacara masih belum selesai pengunjung bergantian berdo’a diiringi Musik Tambur Barongsai, diteruskan pemotongan Tumpeng Ucapan syukur atas suksesnya Odalan dan sudah ada kabar malam jam 22.00 Rombongan Universitas Marhaen/Mahendradata akan tiba dipimpin Rektornya DR. Wedakarna. dan DR. Suryawan dari jakarta baru tiba. diperkirakan acara akan ramai semalam suntuk. demikian laporan pandangan mata, jam 20.15 banyak pengunjung minta diruwat, acara ruwatan ini dipimpin Gusti Raden Panji Noko Prawiro. {Bersambung}

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: