ISLAM MENGUASAI MAJAPAHIT NUSANTARA 75 TAHUN

Sejak Kalahnya Majapahit Trowulan/Brawijaya 1478 dan berdirinya Kerajaan islam di Jawa sangat ironis, islam hanya bertahan 75 tahun, jawa dijajah Belanda 350 tahun, Jepang 3,5 tahun, Merdeka 69 tahun. Jadi bukti ilmiah bawa islam dengan adat Arab nya tidak didukung Danyang penguasa Niskala (GAIB) tanah jawa karena tidak pakai Adat mencintai Tanah Air dengan Odalan, caru dan upacara Srada Majapahit yang ditumpas karena dicap upacara kafir [Darmogandul], memang islam berjuang untuk merdeka, tapi gagal terus,

Barulah setelah Tentara Kafir Jepang {buda ingat Sabdopalon juga Buda] datang hanya sehari Gubernur Jendral Belanda Berg menyerah tanpa syarat kepada Jendral Jepang Imamura [ilmiah nyata] karena Imamura yang Buda didukung Danyang Niskala Jawa, Yang aneh Jepang masuk ramalan Bhatara Wisnu Jayabaya Raja Jawa. Kenapa islam demikian singkatnya?

Para Penasihat Raden Patah kebanyakan Ahli kitab Arab, hanya ahli numpas kafir, tidak memikirkan Angkatan Laut, bukti nya 1503 mulai menyerang Kadiri yang waktu itu Sri Wilatikta Brahmaraja V atau Diyah Rana Wijaya masih menguasai Kadiri, Jenggala dan Daha dipedalaman/selatan Jawa, yang mana Tentara Portugis dengan bebas nya masuk Kadiri melalui sungai, ini jelas Angkatan Laut Demak tidak ada, hanya mengandalkan perang didaratan menumpas Kafir/yang belum masuk islam yang nota bene bangsa sendiri. Orang Eropa berlomba bikin Kapal layar besar untuk mencari sumber Rempah-rempah, yang setelah Majapahit runtuh tidak disuplai lagi oleh pemerintahan dibawah nasihat Orang Arab, yang dipikirkan bagaimana menghancurkan Patung-Patung Berhala, mengislamkan orang [Darmogandul], aklhirnya Portugis menguasai wilayah Majapahit, karena Para Wali Arab cukup puas menguasai Jawa dan tidak berpikir wawasan Nusantara, akhirnya habislah wilayah Majapahit dikuasai Negara Angkatan Laut: Belanda, Inggris, Portugis,.

Contoh Candi Borobudur Justru digali dan dilestarikan Rafles Gubernur Jendral Inggris menguasai Jawa 1811-1819. Diteruskan Belanda banyak menyelamatkan Candi bahkan membuat Hukum Statblat 1921 yang menghukum orang merusak/mencuri Benda Purbakala [hukum ini dipakai sampai sekarang] bahkan kitab-kitab Jawa bisa diterbitkan untuk menyaingi kitab arab. contoh Tan Khoen Swie menerbitkan Darmogandul dilindungi Undang-Undang Belanda, Dah Yang tanah jawa menerima Belanda contoh Pabrik-Pabrik Belanda masih pakai adat Selamatan, Kawinan Mbah Tebu [Pabrik gula] Belanda sangat nurut adat jawa dan tidak memakai adat arab yang anti Nyuguh, sesaji dll. Ini bukti hingga Belanda berhasil bercokol 350 tahun, lha Arab cuman sebentar.

Belanda juga membawa Agama Kristen yang lebih toleran, Bibel diterjemahkan bahasa Jawa, Gereja pun motip Jawa mirip Candi, orang selamatan tidak dilarang, bahkan dilestarikan, Candi Majapahit dilindungi, lha kita? malah 1965 Punden dirusak, orang tidak boleh upacara, Pura Majapahit ditutup dll. Jadi islam lebih kejam ketimbang Belanda. Kenapa Belanda kalah superkilat oleh Jepang? lha Jepang Buda jadi Roh Leluhur Jawa mendukung, Belanda memang mendukung Budaya mau selamatan segala, tapi agamanya Kristen ya dari Arab timur tengah juga asalnya cuma lebih Toleran karena Jesus/Isa jauh sebelum Islam lahir setelah ada Islam mereka juga ditumpas, Gereja-Gereja dijadikan Masjit [siaran TV jejak Rasul] di mana Armenia, turki [kristen] ditumpas/Genosida Gerejanya dirampas dijadikan Masjit, Taj Mahal Tempat ibadah Siwa di India dirubah dan dklaim Bangunan Arab, Relip-relip Hindu dihancurkan ditempel ayat Qur’an. membuat katalog palsu untuk menipu pengunjung yang dianggap bodoh [Sejarah India].

Kembali ketanah air, Dengan adanya Tentara Buda Jepang penduduk diajari Membela Tanah Air / Tentara PETA cikal bakal TNI, ketika Jepang kalah di Bom Atom, kita sudah siap Merdeka dan punya Tentara bisa pegang Bedil. Biarpun Belanda ingin kembali Tapi gagal Bung Karno yang berjuang sejak muda, keluar masuk penjara bahkan dibuang keluar jawa, mendukung Jepang [Belanda menuduh Boneka Jepang]

Akhir nya menjadi Presiden Pertama, juga Penggali Pancasila nya Majapahit untuk dasar Negara R,I dimana karena ingin menyatukan bangsa bahkan Asia harus rela ditumpas pengikutnya sampai akar-akar [bayi] nya, terbukti setelah Bung Karno ditumpas Pancasila diotak atik agar kembali ke Syriat Islam. Karena islam merasa kuat lha mulai penumpasan selain islam dilaksanakan, Saptodarmo dihancurkan, Dayak Hindu Buda sesat harus dibubarkan, Bali di BOM, Gereja pun tak luput karena dendam Kristen Belanda menguasai 350 tahun. bahkan memugar Candi-Candi Majapahi kapir yang dulu dihancurkan, Tan Koen Swie diberi kebebasan menerbitkan buku Jawa bukan arab. jadi marilah kita berkaca masa lalu Orang Jawa otak arab hanya merusak, bukan memikirkan bagaimana bangsa ini bersatu, banyak orang Jawa melarat, yang didengungkan Rukun 5 naik haji, hingga banyak uang habis ke arab, Nyelamati tanah sendiri dilarang, jadi uang tetap setor arab,

contoh Orang Bali Upacara Sesaji di Pura Majapahit Trowulan dilarang, padahal kalau Upacara bahan-bahan nya tidak import, bisa menghidupi pasar lokal: bunga, buah, kelapa, janur dll. Aneh ngidupi bangsa sendiri yang jualan Kembang yang di arab tidak ada harusnya kan didukung, di Surabaya ada Pasar Kembang, kan kasihan kalau bunga dilarang makan apa mereka? Tanah kita subur makmur Kembang, Mangga, jeruk, salak dll itu kan disajikan Leluhur agar tambah melimpah lha dilarang, Contoh dulu ada JERUK GARUT sekarang punah tumpas hilang, menurut Mbah Uun Kartasasmita masih memegang budya Karuhun/Leluhur bahwa dulu di Jawa Barat ada Jeruk Garut, tapi anaknya makan saja tidak boleh, bahkan ada Orang Tua [Leluhur nyamar] minta diusir, Jeruk Garut kan barang mahal, jadi dijual uangnya untuk naik Haji, lha akhirnya Leluhur marah, diberi buah, tanah subur tidak berterima kasih malah mementingkan tanah arab, ya akhirnya dicabut hilang tinggal kenangan, yang ada Jeruk Bali. orang Bali gemar menghaturkan Buah untuk sesaji Leluhur seperti Odalan, Tetoyan, Caru dll. ini sekedar contoh Ilmiah, baca dan pikir kebenaran tulisan jangan lalu membayangkan Arab yang menjadi Junjungan/Pelindung/penguasa dll, padahal disana Padang Pasir Sumur dinegara itu cuman satu di Ka’abah yang terkena air paling suci Zam Zam katanya (memang sengaja disebarkan supaya berbondong-bondong ke sana dan tanah air sendiri tidak suci). Pahamkan maksudnya !.

Padahal di Negeri sendiri Air melimpah, kayu ditancap tumbuh, udaranya enak, ada hujan, pokoknya Surga deh, lha kok malah tidak cinta? demikianlah sebuah informasi nyata, silahkan direnungkan dengan pikiran ilmiah maap tulisan ini bukan untuk orang yang otaknya dikibulin arab 1000 tahun yang lalu…Bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: