MASJIT KORAT-KARIT LANGGAR BUBAR

Istilah ini dulu pernah didengungkan oleh para leluhur atau nenek moyang Majapahit. Di Jawa sangat dikenal ditelinga sewaktu menceritakan kedatangan saudagar Arab yang menumpang Pedagang Gujarat India (mungkin faham Islam Ahmadiyah ingat ini hanya analisa),karena di Arab tidak mengenal Kapal laut. Arab sendiri faham Wahabi (ini juga analisa terserah mereka mau faham apa). Akhirnya sekarang ahmadiyah disesatkan karena tidak ikuti adat/sareat Islam Arab Mekkah.
Pada jaman Majapahit orang Arab sudah datang berdagang tapi islam (fahamnya) belum berkembang. Setelah melihat orang-orang jaman Majapahit jujur, lugu dan bodoh mereka ingin menguasai Negeri Nusantara dengan fahamnya (bisa dilihat betapa bodohnya bangsa kita yang lugu masih ada hingga sa`at ini. Entah…bagaimana pikiran Babah  Patah  mau menghancurkan leluhurnya setelah dibujuk rayu oleh para syeh/wali/sunan hingga ada sejarah  Kerajaan Islam Demak. tetapi leluhur tidak terima maka keluarlah kutukan yang dikenal SABDA PALON biarpun sebagian besar rakyat Jawa tidak percaya karena sudah tiap hari kena sejarah dan budaya serta bahasa Arab, dan terbukti Islam cuma menguasai 75 Tahun, hingga keraton Demakpun sirna tanpa bekas. Mengapa ?.

Itulah kepintaran bangsa Arab yang terkenal dulu 1000 tahun Jahilliyah memanfaatkan keadaan karena kerajaan itu harus satu yakni Arab dan lainnya dicap kerajaan kafir, Mending Bangsa Eropa hingga 350 tahun karen masih mau melaksanakan adat budaya jawa dan melindungi tempat leluhur sampai datang tentara Budha Jepang itupun hanya 3 setengah tahun. hingga Bung Karno Putra Nusantara yang nota bene keturunan Majapahit bukan Eropa atau Arab yang menjadi salah satu pejuang kemerdekaan biarpun harus beragama Import karena memang harus Impor, karena Ageman bangsa ini ditinggalkan. yakni SIWA BUDA, WISNU BUDA.Dan terbukti sampai sekarang yang tidak mengikuti adat budaya dan ageman bangsa Arab dicap sesat kafir dan sebagainya, padahal jangankan melaksanakan RUKUN ISLAM mengakupun mereka kawula ini sebagian besar tidak tahu dariman cara melaksanakan ajaran Asing dengan bahasa arabnya..setelah limaratus tahun runtuhnya Majapahit, para Leluhur memberikan ultimatum akan datang menyebarkan Agama Buda lagi hingga tentram seperti di Bali karena Majapahit. Teorinya diklaim Hindu (India) tapi prakteknya Siwa Buda Majapahit tidak identik sama sekali dengan India, di Bali Ritualnya, Adat budayanya lebih lengkap masalah Ke Tuhan/ Ida Hyang Widhi Wasa/Allwoh/Allah/Thian ataupun sebutan yang lain kalau memang Tuhan itu satu  seperti adzannya orang Islam (Tiada Tuhan selain Allwoh).
  
Hingga terjadi banyak musibah dan kejadian alam sebagai salah satu bukti leluhur bangsa ini sudah bisa merumuskan akan yang terjadi. Berhubung keturunannya tidak boleh percaya dengan kitabnya sendiri maka semua ini dianggap Takhayul tapi terbukti. Semua kaum atau bangsa punya kitab sendiri-sendiri tapi penjajahan di Negeri ini menyebabkan kita mengenal kitab-kita yang diimport (tapi itu Hak asasi).Di Majapahit ada kitab Sutasoma dan lainnya yang di pakai .Pancasila sebagai dasar negara inipun mau diganti karena tidak sesuai dengan sareat Arab (kata Nordin yang ingin ngetop tapi sudah tewas ketemu Mungkar Nakir di jemput bidadari katanya (betapa tololnya tapi Hak asasi mereka). Inilah cuplikannya Ramalan Hyang Sabda Palon. Mesjit korat-karit langgar bubar. Kalau kena gempa kan ambruk dan bubar. Kasihan…tapi salut mereka bilang ini sudah takdir dari Allwoh..
TERJEMAHAN BEBAS RAMALAN SABDA PALON NAYA GENGGONG YANG DULU DILARANG TANPA ALASAN YANG JELAS, PARA DAJJAL ARAB KETAKUTAN DAN HABIS KONTRAKANNYA YANG MEMAKSA DIBUMI NUSANTARA TERCINTA

  1. Ingatlah kepada kisah lama yang ditulis didalam buku babad tentang Negara Mojopahit. Waktu itu Sang Prabu Brawijaya mengadakan pertemuan dengan Orang yang bergelar Sunan Kalijaga didampingi oleh punakawannya yang bernama Sabda Palon Naya Genggong. > (Cuplikan Serat Babad Majapahit, Darmagandul yang sempat dilarang zaman ORBA ketakutan dan pendiskriminasian etnis yang tidak boleh mempelajari Budaya Cina oleh Penjajah Dajjal yang ingin terus bercokol di negeri ini).
  2. Prabu Brawijaya berkata lemah-lembut kepada punakawannya,”Sabda Palon sekarang saya sudah menjadi Islam. Bagaimanakah kamu lebih baik ikut Islam sekali, sebuah Agama suci dan baik”. > (Pada bait ini sebuah fakta kebohongan terjadi sejak 500 tahun yang lalu, Islam ajarannya baik tapi oknumnya memanfaatkan untuk menggempur yang lainnya dengan cara mudah sekali mengadu domba sesama, menyesatkan yang lain dan merasa paling benar dimuka bumi sampai detik ini. Tapi bagi yang tidak melakukan pemaksaan dan kekerasan serta pengrusakan apapun alasannya ya….jangan sewot atau mencak-mencak kebakaran jenggot).
  3. Sabda Palon berkata kasar, ”Hamba tidak mau masuk Islam Sang Prabu, sebab saya ini raja serta pembesar Dah Hyang setanah Jawa. Saya ini yang membantu anak cucu serta para Raja di tanah Jawa. Sudah digaris kita harus berpisah”. > (Ini kekukuhan orang Jawa yang masih mempertahankan adat dan budayanya, jaman sekarang mengucapkan hal seperti ini seperti “tidak mau masuk Islam” pasti akan disingkirkan, disesatkan dan dieliminasi, sayang seribu sayang Nusantara yang begitu beragam baik adat, budaya serta keyakinan akan dijadikan satu yakni budaya Arab disetir Dajjal. Lihat berita Nusantara TV, Koran dan lain-lain.)
  4. Berpisah dengan sang Prabu kembali keasal mula saya. Namun Sang Prabu kami mohon dicatat. Kelak setelah lima ratus tahun saya akan menganti Agama Buda lagi, saya sebar seluruh tanah Jawa. > (Ajaran Buda maksudnya ya kembali ke Agama Budha sesuai fakta pusat peradaban Budha yakni Candi Borobudur, Candi Mendut dan masih banyak lagi, satu bukti Budha sudah ada di Tanah Jawa lebih dahulu, jadi bukan Buda artinya Budi, budi sudah banyak ada budi busung biu, budi singaraja dan budi-budi yang lain tapi otaknya sudah melebihi bangsa Arab, tapi tidak ada salahnya memahami ajaran Siwa Buda Majapahit dengan PANCASILA dan BHINNEKA TUNGGAL IKA nya yang pernah menyatukan Nusantara atau istilahnya kejawen,(makanya dajjal arab ingin menumpasnya dengan dalil apaun yang mereka punya) apapun menurut orang yang tidak senang/aneh yang sampai detik ini banyak diterapkan termasuk di Bali karena Bali adalah Majapahit yang dikenal daripada Indonesia oleh dunia yakni percaya adanya leluhur, kita ada dengan perantara leluhur, sebelum semua menghadap kepada Tuhan YME/Alloh SWT melalui Muhammad SAW/Allah melalui Yesusnya/Ida Hyang Widi Wasa/ Thian atau apapun sebutannya. Kita mengenal Agama yang dibawa oleh penjajah karena Orang tua kita, ingat !!. Jadi tidak ada salahnya kita mengenal leluhur dulu, Nama Tuhan terlalu suci untuk kita sebut dengan mulut yang banyak busuknya ini, sedikit-sedikit membawa nama Tuhan seakan-akan Tuhan yang menyuruh, renungkan!!)
  5. Bila ada yang tidak mau memakai, akan saya hancurkan. Menjadi makanan Jin, Setan Brakasaan dan lain-lainya. Belum legalah hati bila belum Saya hancur-leburkan. Saya akan membuat tanda akan datangnya kata-kata Saya ini. Bila kelak Gunung Merapi meletus dan memuntahkan laharnya. > (Banyak orang jadi tumbal sia-sia, kecelakan dimana-mana dengan mengenaskan, saling bantai sesama saudara dengan pikiran emosi dan baru-baru ini Gunung Merapi bereaksi. Pintu langit dibuka dan pintu bumi dibiarkan terbuka untuk para roh-roh yang dianggap gentayangan, roh-roh yang dibantai dilepas untuk membalas, terbukti hampir setiap hari terjadi kebakaran hingga ada yang dipanggang hidup-hidup baik didarat, laut dan udara. Diaben yang lebih mengenaskan. Di Bali Upacara Ngaben masih ada upacaranya. Lha…ini langsung hidup-hidup. Pertanyaannya,”Mengapa terjadi setelah terhitung 500 tahun sejak Hyang Sabda Palon bersabda”).
  6. Lahar tersebut mengalir kebarat daya, baunya tidak sedap. Itulah “Pratanda “ kalau saya akan datang. Sudah menyebarkan Agama Buda . Kelak Merapi akan bergelegar. Itu sudah menjadi takdir Hyang Widhi bahwa segalanya harus bergantian. Tidak dapat dirubah lagi. (sesuai Ramalan  yang akan datang agama Budha seperti  kedatangan tentara jepang  Budha yang membebaskan dari belenggu tentara Kristen, tentara Kristen membebaskan belenggu dari tentara Islam Demak yang menghancurkan dan membelenggu Majapahit. Itulah Jepang biarpun jepang juga ikut menjajah tapi setidaknya masih ada barang yang dipakai sekarang MADE IN JAPAN dan yang paling membantu Made in China sesuai penemuan dan peninggalan Dinasty China yang menyatu dengan leluhur Jawa, makanya sampai detik ini disini belum ada made in Arab yang membantu barang murah hanya kurma atau KARMA. Entah Budha yang  Majapahit  aslilah yang akan menyelamatkan Negeri Ini dengan upacara odalan dan mecaru serta Tri Hita Karana. sekarang kan Pancasila yang menjadi landasan Negara kelak akan menjadi suatu Agama untuk bangsa ini jadi tidak import lagi makanya PANCA SILA dirongrong terus..Entah…Nabenya adalah pendiri Republik ini beres kan yang dipermaslahkan Nabe harus dari Arab..ya yang cerwajah Jawa jangan mimpi punya Nabe cuma Bung Karno  DKK yang bisa membawa awal negeri ini dari cengkraman penjajah tapi dominan Bung Karno makanya ajarannya Bung Karno dilarang dan ditumpas pengikutnya jaman ORBA dengan tuduhan macem-macem..IRONIS)
  7. Kelak waktunya paling sengsara di Tanah Jawa ini pada tahun, Lawon Sapta Ngesti Aji (ada yang mengatakan 1878 atau 1877 tapi kejadiannya kenapa empat sampai lima tahun yang lalu itulah tidak ada yang tahu tetapi Majapahit di hancurkan habis oleh Demak Islam sekitar tahun 1503, tetapi keturunannya tidak habis sama sekalikan?. Bahkan yang menyerang juga sama-sama keturunan masa Majapahit hanya di provokasi oleh sunan (dulu, cuplikan Babad Kadiri) dan juga masih terjadi provokasi untuk menghabisi sesamanya (sekarang). “Cuma bilang sesat” habislah mereka digebukin sama massa yang memang dibodohi dulu. 500 tahun kemudian pada tahun 2003 mulailah ada “goro-goro”, 2004 Serambinya Mekkah dihancurkan dulu dengan alam, sampai sekarang bisa dilihat sekeliling dan Koran serta TV. Jogja sudah memuja tanah arab dihancurkan juga oleh alam. Mengapa ?. Berarti leluhur bangsa ini yang dicap arab mahluk halus hebat sudah bisa meramalkan dan dajjal ketakutan dengan melarang supaya dominan ajaran Arab. Itulah sejarah, semua berhak punya analisa karena dulu orang Jawa tidak boleh belajar sejarah biar bodoh dan goblok dan bisa terus dijajah, semua tulisan jawa dan cina berganti dengan tulisan arab, Tulisan Jawa dan Cina dianggap asing padahal Muhammad sendiri bersabda “tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”, makanya orang-orang Cina dilarang sekolah dan tulisan Cina dilarang fakta jangan ingkar. Uang kepeng/gobog banyak ditemukan berhuruf Cina. Silahkan datang ke Trowulan dan tanya pada orang yang membuat Batu bata merah ?. Adakah mereka menemukan uang gobog selain berhuruf Cina dan Jawa?. , Bali ornamen Bangunannya sama dengan Klenteng/tempat leluhur atau rumah Cina pada umumnya, orang pribumi dianggap asing, tulisan Cina dianggap asing, diskriminasi kepada bangsa leluhur Cina yang peninggalannya sebelum Gujarat masuk, padahal orang Arab disini itu yang lebih asing, “Apakah mereka asli, sejarah mengatakan kita adalah bangsa Indo-Cina” HADIST Nabi Muhammad pun yang diatas dimentahkan dengan sok berkuasa di negeri Nusantara yang beragam budaya, adat istiadatnya hingga berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Darma Mangrwa malah mau diarabisasi piye to mas…masss . Ada ada apa sebenarnya dulu, kenapa sejarah yang sebenarnya dipasung lihat pada masa ORBA apalagi sejarah 500 tahun yang lalu. Kalau memang mau berfikir kawula Majapahit jangan mau jadi pelanduk dan mati ditengah-tengah. Jangan goblok lagi dimanfaatkan untuk menggebuk sesama dan untuk komandannya jangan korbankan saudara kami mereka memang bodoh dan goblok karena terlalu banyak dijajah tapi salut kawula Majapahit masih tegar melaksanakan Adat istiadat, Budaya serta unggah-ungguhnya. Untuk orang Cina yang sudah turun temurun lahir di Nusantara kalian bukanlah warga keturunan yang baru datang, (asing) tapi kaum yang membawa peradaban yang modren dan bagus dari abad pertama sejarah bangsa ini. Makanya tulisan Cina dilarang supaya tidak tahu lagi sejarahnya berganti dengan sejarah Arab. Untuk yang Arab lahir disini banggalah punya Nusantara. menghirup udara Nusantara, kawin disini patutlah menghargai peninggalan leluhur kami, bangga dengan Nusantara yang beragam, jangan kalian rusak. Ramalan ini dulu sudah beredar tapi dianggap lelucon/tahayul hingga Hyang Sabda Palon menumpas melalui alam, believe or not). Umpama seorang menyeberang sungai sudah datang ditengah-tengah, tiba-tiba sungainya banjir besar, dalamnya menghanyutkan manusia sehingga banyak yang meninggal dunia. > (Terbukti tiba-tiba banjir bandang, hujan sedikit longsor, rob dan lain sebagainya yang menurut pakar salah prediksi, mari direnungkan !!).
  8. Bahaya yang mendatangi tersebar seluruh tanah Jawa (Nusantara). Itu sudah kehendak Tuhan tidak bisa dipungkiri dan disingkiri lagi. Sebab dunia ini ada di tangan-Nya. Hal tersebut sebagai bukti bahwa sebenarnya dunia ini ada yang membuatnya. < (Percaya leluhur bukan berarti tidak percaya Tuhan yang menciptakan Alam dan isinya, hanya melalui perantara leluhurlah kita semua bisa sampai ke Tuhan).
  9. Bermacam-macam bahaya yang membuat Tanah Jawa rusak. Orang-orang bekerja hasilnya tidak mencukupi. Para Priyayi banyak yang susah hatinya. Saudagar selalu menderita rugi. Orang bekerja hasilnya tidak seberapa. Orang tanipun demikian juga. Penghasilannya banyak yang hilang dihutan. > (Berita Tv, Koran terjadi krisis Global, banyak pengusaha bangkrut, disebabkan yang merusak Nusantara dengan membawa misi Agama import adalah Saudagar-saudagar makanya para saudagar dikutuk “Saudagar Tuna Sadarum”. Memperjual-belikan seenaknya. Orang yang bertitel baik sarjana maupun ningrat banyak yang susah bahkan mempermalukan dirinya sendiri dengan, korupsi, membunuh ataupun bunuh diri, orang dulu bangga waktu membantai sesamanya sekarang dibantai oleh Alam, kecelakaan dengan kepala pecah di gorok dan lain sebagainya. Impas !!).
  10. Bumi sudah berkurang hasilnya. Banyak hama yang menyerang. Kayupun banyak yang hilang dicuri. Timbullah kerusakan heblat sebab orang berebutan. Benar-benar rusak moral manusia. Bila hujan gerimis banyak maling tetapi siang hari banyak begal. > (Penjelasan ini bisa dilihat di sekeliling kita dan di media cetak maupun elektronik, KASUNYATAN).
  11. Manusia bingung dengan sendirinya sebab rebutan mencari makan. Mereka tidak mengingat aturan Negara (Tapi sekarang Negara diatur Dajjal yang membawa kerusakan dengan menerapkan aturan yang menguntungkan kelompoknya atau pribadinya dan mengkebiri yang lainnya), sebab tidak tahan menahan keroncongannya perut. Hal tersebut masih berjalan disusul datangnya musibah pagebluk yang luar biasa. Penyakit tersebar merata ditanah Jawa. Bagaikan pagi sakit sorenya telah meninggal dunia alias tewas. > (Flu burung, flu Babi cikungunya nanti menuysul apalagi penulis tidak tahu…..!!!).
  12. Bahaya penyakit luar biasa. Disana-sini banyak orang mati. Hujan tidak tepat waktunya. Angin besar menerjang sehingga pohon-pohon roboh semuanya. Sungai meluap banjir sehingga bila dilihat persis lautan pasang > (lihat berita TV, Koran).
  13. Seperti lautan meluap airnya naik kedaratan (Banjir Rob). Merusakkan kanan-kiri. Kayu-kayu banyak yang hanyut. Yang hidup dipinggir sungai banyak yang hanyut terbawa sampai ketengah laut. Batu-batu besarpun terhanyut dengan bergemuruh suaranya.
  14. Gunung-gunung besar bergelegar menakutkan. Lahar meluap kekanan serta kekiri sehingga menghancurkan desa dan hutan. Manusia banyak yang meninggal sedangkan kerbau dan sapi habis sama sekali (lihat saja). Hancur lebur tidak ada yang tertinggal sedikitpun > ( sudah terbukti di Aceh yang menamakan serambi Mekkah di hancurkan dulu oleh alam, tanpa tersisa mengapa ??. tanyakan pada diri anda sendiri dan masih banyak kejadian diluar dugaan manusia).
  15. Gempa bumi 7 kali sehari, sehingga membuat susahnya manusia. Tanahpun menganga. Muncullah “BREKASAKAN” yang menyeret manusia masuk kedalam tanah. Manusia-manusia mengaduh di sana-sini, banyak yang sakit. Penyakitpun rupa-rupa. Banyak yang tidak dapat sembuh Kebanyakan mereka meninggal dunia. < (banyak yang Bunuh Diri, tertimpa bangunan dan banyak lagi peristiwa tragis tapi miris) 
  16. Demikianlah kata-kata Sabda palon yang segera menghilang sebentar, tidak tampak lagi dirinya. Kembali ke alam-Nya dengan Mokswa. Prabu Brawijaya tertegun sejenak. Sama sekali tidak dapat berbicara. Hatinya kecewa sekali dan merasa salah. Namun Bagaimana lagi segala itu sudah menjadi kodrat yang tidak mungkin dirobah lagi.
Tulisan ini sudah pernah diterbitkan dan banyak diterbitkan Ramalan Takhayul ini tapi nyata padahal sempat dilarang..Entah apa sebabnya karena tidak mendukung Arab menguasai Nusantara. Berarti Leluhur bangsa ini yang nota bene masih Buda hebat dan mumpuni buktinya tulisan asli dilarang, Tulisan Cina dilarang harus tulisan Arab. Tulisan jawa tulisan kafir. Anehkan..tapi akhirnya kawula negeri ini sadar bahwa boleh membanggakan budaya import tapi kita hidup dan punya budaya. Candi adalah simbol budaya peradaban kita yang harus dilestarikan dan di upacari, mereka para dajjal dengan mudah menyesatkan dan mengkafirkan hingga kita korat-karit. Mesjit korat-karit langgar bubar. Renungkan !! Ini bukan Tendensius tapi analisa dengan kasunyatan yang terjadi “Nandur Metik”.Tsunami Aceh, gempa berkali dan yang terakhir di Padang baru-baru ini. Dulu orang tidak kemasjit dicap PKI dan dibantai disesatkan sampai sekarang..Tapi yang tewas demi Arab mereka mengatakan demi saudara seiman, fardhu ain atau apapun yang berbau Arab di iming-imngi dapat bidadari. Tapi membantai sesamanya. Ajaran Budha jangankan membunuh makan daging saja mikir. Mengajarkan dengan kasih sayang. Untuk bayangkara Nusantara lebih jeli melihat aliran-alira dan jangan menangkapi tapi memberikan solusi karena diantara mereka ada yang tidak mau ikut arab contohnya sadek dan lia eden jadi disini aparat tegakan Sila Pancasila bukan ikuti adat arab jadi akan sejahtera berkeyakinan bangsa ini. Apakah ini hasilnya NORDIN ingin ngetop dan ingin Dana hanya Dana yang yang biayai dana ALI orang Arab semua dari Arab, Islam dari arab, keristen dari Arab, Hindu juga setengah Arab agak mending..mau upacara nyuguh dan Budha memang sejarahnya ada yakni Borobudur. Dan bangsa ini masih disuplai barang murah dari negeri Budha. Made in Japan dan Made in Cina. ini fakta hingga Tanah Air ini murka?. Alam menghukum habis-habisan, Tuhan Marah. Entah Tuhannya bangsa arab atau…. Entahlah anda pikir dan analisa sendiri mumpung belum ketumpas..Mesjit korat-karit, langgar bubar…Jangan Munafik dan terus menipu bangsa ini atas nama Alwoh atau Tuhan. untuk membantai sesamanya..Ilmiah serambi mekkah dihancurkan lebih dulu…(bertia TV dan koran liat kasunyatan tapi jangan sinetron TV yang dipakai patokan sejarah yang yang bisa dimanipulasi supaya bisa tayang contoh seperti mantra jawa biar bisa dipelajari dikasih kata bismillah itu tidak ada hubungan sama sekali belum ada mantara jawa campur arab. sungguh aneh hanya biar bisa muncul harus ada embel-embel arabnya..ini salah satu bukti bagaimana bahasa arab ingin memonopoli di NUSANTARA yang lainnya bahasa kafir…semua TV sudah membanggakan Tanah gurun padang pasir Arab tapi itu juga Hak mereka akhirnya berita dari dalam Negeri Ya Bencana, gempa, kebakaran, tumbal jalan raya dan lain sebagainya..karena tidak pernah membanggakan negeri sendiri adat dan budayanya..mereka masih tertipu dengan sejarah Tanah air lain termasuk ganti saja lagu PADAMU NEGERI DENGAN PADAMU ARAB..PADAMU ARAB KAMI BERJANJI…PADAMU ARAB KAMI MENGABDI…PADAMU ARAB KAMI BERBAKTI BAGIMU ARAB JIWA RAGA KALIAN..Akhirnya kita mendapatkan kutukan dari Ibu pertiwi yang tidak pernah berterima kasih pokoknya Arab tanah yang suci..ya benar tanah Air ini daki dan ini yang terjadi bukti..tak pernah nyuguh untuk tanah air ibu pertiwi. )..Entah ada berita apalagi sesuai ramalan Hyang Sabda Palon ada yang akan terjadi.
Mesjit korat karit langgar bubar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: