PERANG PALESTINA ISRAEL

Berita TV tiap hari menyiarkan Tentang Relawan Indonesia yang di Tawan Israel dan dipulangkan, Menghiasi hampir tiap jam Berita negeri ini, Serta Demo membela Palestina dan mengutuk Israel, Sebuah Pemandangan yang Unik, dimana Indonesia sendiri Rakyat nya lebih kurang sama dengan Palestina, Dimana Penggusuran, Bencana, Kemelaratan sampai banyak Bayi kurang gizi bahkan di telantarkan Orang Tuanya dll, Yang Mana Orang justru tidak memikirkan Bangsa nya tapi lebih memikirkan Bangsa lain yang masih Keluarga Ibrahim dan tidak ada sangkut pautnya dengan Indonesia yang Trah Mongoloid. Bilamana Suatu keluarga ribut sebaiknya kita jangan ikut memihak salah satu, nanti bilamana mereka rukun kembali kan kita malu sendiri. kalau bisa kita merukunkan sesuai Adat kita yaitu Pancasila simbul Persatuan Dunia, Tapi apa dikata kita sudah Jadi Negara Islam jadi Demi Islam kita harus mengorbankan Bangsa sendiri yang lagi terpuruk untuk Gagah Gagahan sok membela Negara lain.Demi se Iman dan se Agama.

Koran hari inipun Memberitakan Indonesia ketinggalan dengan China 50 tahun, Inilah Akibat 1965-1966 di Tumpas nya Bung Karno Pendiri Negeri ini, Penggali Pancasila yang di Perdebatkan hari Lahirnya 1 juni yang lalu, Kita mundur sebentar melihat 1964 dimana Kejayaan Indonesia Bung Karno sangat akrab dengan China bahkan Foto nya bersama Mao Tje Tung Perdana mentri China menghiasi Majalah dan Koran waktu itu, Bung Karno membuat Poros jakarta-Peking-Pyong Yang, Menggagas The New Emerging Forces untuk Menyatukan Asia Afrika dan Amerika Latin, Waktu itu kita sederajat dengan China  dan sama sama memulai Start menuju kebesaran Negara yang menjadi Mercu Suar du Dunia, lha Sayangnya keburu di Tumpas oleh Islam hingga Jutaan pengikut Bung Karno pun dihabiskan dengan cap China komunis, Sekolah dan Tulisan China dilarang, juga Ajaran Bung Karno. seperti Marhaenisme dan Sukarnoisme bahkan nama Bung Karno mau dihapus dari Sejarah Islam.

China jalan terus, kita jadi Negara Islam terbesar di Dunia dengan menghancurkan selain Islam, TV setiap hari menyiarkan bukan memajukan Negara tapi menghancurkan Aliran sesat, Bangsa ini sibuk dengan Undang Undang / PNPS 1965 menumpas bangsa sendiri, Hingga tidak mengurusi Negara yang bebas aktif Zaman Bung Karno, Sibuk ngurus Agama Islam sampai ingin berjuang Perang dengan Israel ke Palestina dan masuk Pusaran Perang Saudara Zaman Samson dan Delilah padahal kini sudah Zaman Google dan maju, malah kita mndur ke Zaman Jahilliyah, Dan China yang di cap Islam Komunis tidak ber Tuhan menyalip pesat hingga kita ketinggalan 50 tahun, Padahal dulu Start nya bareng dan kita lebih maju, Kita punya Minyak, Gas Alam, Besi, Mas, Perak, Tembaga dll, Negara kita yang Besar serta Strategis di Dunia, Tapi kini jadi Negara Terpuruk Export nya Budak, Korupsi merajalela sampai ada Orang teriak “Aku Bangga jadi Anak PKI” ketika ditanya kenapa Bangga dijawab “Tunjukkan Mentri PKI yang Korupsi di Era Bung Karno” tak ada yang bisa menjawab bahkan Tepuk Tangan Para Mahasiswa dan Penduduk Negeri ini melihat si Anak PKI yang kini jadi Anggota Dewan Perwakilan rakyat Pusat negeri ini.

Inilah keanehan Negeri yang menurut Versi Metro TV disebut Negeri BEDEBAH sejak Islam menguasai Negeri ini, Sandiwara baik bidang Hukum, Agama, Ekonomi, Pajak dan apapun menggila, Orang selalu bersumpah menyebut Demi Allah tapi bertentangan dengan prakteknya, Agama dibesarkan tapi Kekerasan gambarannya Dan kini kita lihat lagi Betapa Munafiq nya Bangsa ini, tidak berkaca pada diri sendiri, sok Hebat padahal jadi bahan tertawaan Dunia, kata nya Pancasila tapi bertentangan dengan Pancasila, Ya inilah Indonesia yang Dahulu pernah menjadi Negara Nasional Pertama di Dunia Zaman majapahit kini jadi Negara Biadab Jahilliyah Arab 1000 tahun yang lalu, hingga Koran mengatakan ketinggalan dengan China 50 tahun, Bahkan dulu pernah koran juga menulis kita ketinggalan dengan Jepang 800 tahun, Padahal Jepang 1945 di BOM ATOM, kita Merdeka lha dalam kurun waktu tak lama kita malah ketinggalan, inilah sebab 1965-1966 Jutaan Orang di Tumpas Islam dan Bung Karno yang Hebat di Jatuhkan dan kita sekarag sibuk Menumpas Kafir dan Sesat serta Haram, mengawasi Turunan Orang Briliant dengan cap “Bahaya laten PKI'” dan Perpecahan yang di Dengungkan saling menyesat kan hingga Bangsa ini jadi Tolol dan Dungu. 

[Team Pengamat Politik Universitas Marhaen yang didirikan Bung Karno 1963]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: